Meneladani nilai-nilai pengorbanan dan syukur dalam qurban dan aqiqah

OKU Timur, UNUHA-PAI. Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Nurul Huda Sukaraja sukses menyelenggarakan kajian Islami dengan tema “Meneladani Nilai-Nilai Pengorbanan dan Syukur dalam Qurban dan Aqiqah”. Kegiatan ini berlangsung pada hari Rabu, 18 Juni 2025, bertempat di Mushola Kampus B Universitas Nurul Huda. Kajian ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan keagamaan menjelang Hari Raya Idul Adha yang bertujuan memperdalam pemahaman mahasiswa terhadap makna ibadah qurban dan aqiqah.

Kegiatan ini dihadiri oleh Sholeh Hasan, M.Pd.I Ketua Progam Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), M. Ikhsanudin, M.Pd.I, selaku Sekretaris Prodi PAI, serta Dr. Ahmad Sodikin, M.Pd selaku mubaligh pengisi kajian islami

Dr. Ahmad Sodikin, M.Pd, menyampaikan materi secara mendalam tentang nilai-nilai pengorbanan dan rasa syukur yang terkandung dalam ibadah qurban dan aqiqah. Beliau menjelaskan bahwa ibadah qurban mengajarkan keikhlasan dan ketulusan dalam memberikan yang terbaik kepada Allah SWT, sebagaimana diteladankan oleh Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. Sementara aqiqah merupakan bentuk syukur atas kelahiran seorang anak yang juga mengandung nilai sosial dalam berbagi kepada sesama.

Dalam sambutannya, Ketua Program Studi PAI, Bapak Sholeh Hasan, M.Pd.I, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini dan mengajak seluruh mahasiswa untuk tidak hanya memahami secara teoritis, mengaji juga mengkaji, tekstual juga kontekstual, mengamalkan nilai-nilai qurban dan aqiqah dalam kehidupan, membawa dampak nyata dalam lingkungan sekitar. Beliau berharap mahasiswa PAI mampu menjadi pribadi yang rela berkorban demi kebaikan bersama dan senantiasa bersyukur dalam setiap keadaan.

Acara ini diikuti oleh perwakilan mahasiswa PAI khususnya yang berada di kampus B. Rangkaian kegiatan dimulai dengan pembukaan dan pembacaan Al-Fatihah, dilanjutkan sambutan, penyampaian materi, sesi tanya jawab, dan ditutup dengan doa bersama. Melalui kajian ini, diharapkan mahasiswa semakin memahami makna ibadah yang tidak hanya bersifat ritual, tetapi juga mengandung nilai-nilai moral dan sosial yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.